Marah adalah Pilihan Bukan Keharusan
Kemarahan itu ada dalam hati kita sehingga kita tidak dapat lari daripadanya. Kemarahan hanya akan mengungkap kelemahan kita. Kemarahan sesungguhnya hanya menimbulkan kerugian bagi kita dan bagi hubungan kita dengan sesama.
Pada saat kita marah, kita dapat mengontrol orang lain, namun sesudahnya kita akan dihindari dan dipandang negatif. Orang lain akan menjaga jarak dengan kita, hubungan kita akan menjadi tegang, rentan, dan tidak sehat sehinga secara perlahan-lahan relasi itu akan hilang.
ketika kita marah kita bisa membuat hal yang keliru, yang bukannya bisa menyelesaikan masalah marah malah memperparah keadaan. kemarahannya bukan akar dari masalah tetapi efek dari masalah. Oleh karena itu, sebenarnya marah itu adalah suatu pilihan dan bukan keharusan.
Kemarahan adalah emosi pemberian Allah. Banyak alasan yang membuat seseorang menjadi marah. Marah tidak selamanya buruk, tetapi kadang hal itu sangat dibutuhkan. marah merupakan hal yang baik jika hal itu dibutuhkan untuk mengungkapkan kebenaran dan ketegasan.
Kemarahan perlu diungkapkan pada saat yang tepat, melalui cara yang tepat, untuk tujuan yang benar dalam intensitas yang benar, dan dalam rentang waktu yang benar pula. Kemarahan itu boleh, yang penting adalah cara kita marah. Kita perlu menggendalikannya, bukannya justru menggunakan kemarahan itu untuk menggendalikan orang lain.
Komentar
Posting Komentar