PESANTRENKU KEREN LOH

Assalamu`alaikum teman-teman! Ada nggak sih dari kalian yang pengen cobain rasanya mondok? Kalo pengen yuk kenalan dulu degan pondok pesantrenku. Mondok adalah sesuatu yang serba baru, beradaptasi dengan lingkungan baru, dengan suasana baru, dengan teman sekaligus keluarga yang baru. Mencoba hal-hal baru mungkin bukan sesuatu yang mudah, tapi bukan sesuatu yang sulit juga, jadi susah-susah gampang gitu deh hehe. Pengalaman yang baru tentu akan menambah wawasan yang akan berguna kedepannya. Santri dituntut untuk mandiri, kerja keras, tekun dan menjaga solidaritas untuk membangun jiwa kekeluargaan antar santri.

Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum merupakan salah satu pondok pesantren yang terdapat di lampung timur. Persisnya di dusun Bumiharjo 39 B Batanghari Lampung Timur yang berjarak sekitar 3,5 km dari kota Metro. Lokasi ini sangat berdekatan dengan metro yang merupakan kawasan pendidikan dan kota swadaya. Lokasi yang strategis ini menjadikan banyak siswa/siswi bahkan mahasiswa sebagai tempat tinggal yang sekligus sebagai tempat memperdalam wawasan agama. Biasanya, santri yang menempuh pendidikan diluar pondok pesantren akan menggunakan sarana yang disediakan oleh pondok seperti angkot dan bus mini.

Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum di dirikan oleh KH. A. Nuruddin An-Nawawi SY, yang dibantu dan didukung oleh kalangan masyarakat sekitar karena kurangnhya sarana pendidikan islam pada saat itu. Tepat pada hari Rabu 1 Januari 1978 Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum sah didirikan dengan sarana yang masih terbatas. Diatas tanah yang berdimensi 900 m2 yang merupakan hadiah dari H. Syahroni, dibangun 3 lokal asrama berdimensi 5x10 m yang pada saat itu terdapat 15 santri putra dan 12 santri putri yang disiapkan asrama berdimensi 6x9 m.

Lama kelamaan mengikuti arus perkembangan zaman, PPRU terus berkembang hingga saat ini Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum memiliki Santri yang berjumlah kurang lebih 600 santri, 4 Asrama Putri, Rusunawa Putra, Ruang Belajar, Masjid, Kantor, Asrama Pengurus, Gedung Sekolah, Lapangan, perpustakaan, Lab Komputer, Kamar Mandi, Dapur dan Koperasi Santri.

PPRU menganut pada Nahdlatul Ulama dan mengkaji beberapa kitab sesuai dengan tingkatan kelas, yaitu :

.Istidad dengan Kajian Kitab Sabrowi

.Ibtida’ Awal dengan Kajian Kitab Al Jurumiyyah dan Amtsilatul Tashrif

.Ibtida’tsani dengan Kajian Kitab Had-Nahwu dan I’lalu Shorfi

.Ibtida’tsalits dengan Kajian Kitab Al’irob dan Kailani

.Alfiyah Ula dengan Kajian Kitab Al-Imriyhy dan Qowqidul Irob

.Alfiyah Tsaniyah dengan Kajian Kitab Alfiyah Ibnu Malik dan Talhisus Asas

Serta Kitab Kitab Lain Seperti Kitab Fiqih, Hadits, Tarikh, Akhlaq, Tauhid Yang Disesuaikan Dengan Tingkatan Kelas.

Tidak mau kalah dengan pendidikan formal diluar, PPRU juga mempunyai organisasi untuk memberikan pengetahuan lebih luas karena kebutuhan zaman yang semakin berkembang. Organisasi ini dinaungi oleh Organisasi Santri Intra Pesantren (OSIP) yang diantranya:

.Al Mukasyafah, bergerak dibidang Jurnalistik dan Informasi

.Pramuka Santri Riyadlatul Ulum atau PARANTIA, bergerak dalam bidang Kepramukaan

.Riyadlatul Ulum English Club atau RUEC bergerak dalam bidang Bahasa Inggris

.Fitrah Tarbiyah Arab Riyadlatu Ulum atau FITARU, bergerak dalam bidang Bahasa Arab

.Sanggar Kaligrafi Riyadlatul Ulum atau SAKARU, bergerak dibidang Seni Kaligrafi dan Seni Lukis

.Ikatan Santri Pecinta Seni atau INSANI, bergerak dibidang Kesenian dan Budaya

.Pasukan Pecinta Olahraga atau PASPOR, bergerak dibidang Olahraga

.Cita-Cita Kita Bersama atau CIKIBER, bergerak dalam bidang Sarana Prasarana


Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum kini memiliki 2 program yaitu:

Madrasah tsanawiyah

Hufadz


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa malunya seorang wanita adalah mahkota

Bahaya Tidur pakai Kipas

Siapa Kamu? Wanitakah atau Perempuan?