PENUTUP CERITA


Setiap manusia pasti memiliki awal cerita dan akhir cerita yang berbeda, tergantung situasi, kondisi atau memang begitulah takdir  membawanya. Prolog tidak selalu harus dimulai dengan kebahagiaan, begitu dengan epilog. Tergantung orang yang menjalaninya dan apa yang ditemuinya. Awalnya, setiap manusia terlahir sebagai bayi polos tanpa pengetahuan dan kekuatan sepeser pun. Jangankan meminta uang, tengkurep saja butuh usaha. 

Namun, perjalanan yang tidak berhenti memenuhi fikiran dan kekuatan. Perjalanan membawa pada pencapaian atau juga kesia-siaan teantu saja kembali pada tergantung pada orang tersebut, mau dibawa kemana akhir cerita dalam perjalanan kehidupan kali ini, happy ending atau sad ending.

Mungkin dan kadang usaha yang dikeluarkan tidak sepadan dengan hasil yang ingin dicapai. Tidak sesuai bukan berarti tidak terwujud bukan? Semua tahu bahwa Tuhan sang pencipta pembuat scenario terbaik dari apa yang telah kita rencanakan. Tentu saja bagi orang yang mau berusaha mengubah dan mau bergerak. Tulisan ini tidak akan selesai tanpa adanya gerakan dari ketikan tangan dan suara keyboard laptop yang membuat bising ruangan. Menunggu datangnya akhir dengan diam tidak akan menyelesaikan apapun. Bahkan hujan saja turun dengan mengangkat air terlebih dahulu.

Jalan cerita memang sudah disiapkan, tapi itu bagaimana cara kita membawa epilog cerita tersebut. Mau Happy Ending atau Sad Ending?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa malunya seorang wanita adalah mahkota

Bahaya Tidur pakai Kipas

Siapa Kamu? Wanitakah atau Perempuan?