LUBANG HATI
Dalam kehidupan sedih dan senang salalu hadir menemani perjalanan hidup setiap jntung manusia yang masih berdetak. Seperti senang yang tidak selalu ada, sedih juga tidak akan berlangsung selamanya. Dalam islam diperbolehkan bersedih tetapi tentu saja tidak boleh sampai berlarut-larut. Mungkin saja dengan cara bersedih sebenarnya sang kholik,Allah SWT sedang merindukan doa yang semakin jarang dipanjatkan setiap harinya. Sebagaimana disampaikan oleh Ibnu Qoyyim: "Kesedihan akan melemahkan hati dan tekad yang kuat serta membahayakan keinginan. Dan tidaklah ada sesuatu yang paling dicintai oleh setan daripada kesedihan seorang mukmin."
Membahas tentang bersedih atau sedang galau, saya teringat dengan apa yang teah disampaikan oleh seorang guru saya, beliau berkata, “galau sedih itu wajar, tapi jangan lama-lama. Kalo galau cepet cari solusinya apa yang bisa memperbaiki mood, makan enak, belanja atau yang lain nggk papa, yang penting bisa balikin mood lagi”
Selain itu ada beberapa metode lagi yang mungkin bisa dilakukan untuk menghilangkan sedih dalam islam.
• Tadabbur alam
Tadabur alam hampir sama dengan berwisata alam, namun disertai dengan mengagumi keindahan ciptaan Allah. Dengan begitu sedikt demi sedikit sedih akan terlupakan. Memandang alam terbukti dapat menenangkan jiwa. Selain itu warna hijau juga merupakan warna yang disukai Rasulullah. Annas bin Malik mengatakan, "Warna yang paling disukai oleh Rasulullah SAW adalah hijau"
Membaca dan mendengarkan Al-Qur’an
Semua umat muslim mengetahui bahwa salah satu obat hati adalah membaca Al-Qur’an. Seperti yang telah dijelaskan oleh ibnu Qoyyim:
"Al-Qur.'an ialah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani, demikian pula penyakit dunia dan akhirat."
•Berdzikir
Mengingat Allah membuat kita sedikit demi sedikit melupakan kejadian yang membuat kita galau dan sedih. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur.'an surat Ar-Ra'du ayat 28: Allah berfirman: (yaitu) orang-orang yang beriman lagi hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra'du : 28).
• Mendengarkan Tausiyah
Mendengarkan pengalaman pribadi seseorang dan mengetahui cara beliau menghadapi masalah tersebut juga membantu untuk memperbaiki hati yang sedang sedih. Siapa tau, cara tersebut juga efektif kita gunakan untuk menghadapi masalah yang sedang kita hadapi. Tausiyah juga bisa kita gunakan sebagai metode muhasabah diri dan membimbing ke jalan yang lebih baik.
• Curhat kepada Allah
Allah merupakan dzat yang sebaik-baiknya menyimpan rahasia dan selau mendengarkan setiap kelah kesuh. Daripada bercerita pada makhluk, akan jauh lebih baik menyampaikan segalanya pada Allah. Karena hal itu dijamin hanya akan diketahui oleh Allah dan diri kita sendiri.

Komentar
Posting Komentar