LAPANG DADA DENGAN QONA’AH
Sifat qonaah juga dikaitkan dengan sikap lapang dada yang dimiliki seseorang. Seseorang yang memiliki sifat ini tetap melakukan usaha sebaik mungkin sesuai kemampuan yang dimiliki. Qonaah adalah salah satu istilah dalam ajaran Islam yang merujuk pada sifat atau sikap bersyukur. Dalam hal ini, seseorang yang memiliki sifat qonaah akan selalu bersyukur dan merasa cukup dengan segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
Usaha yang dilakukan pun disertai dengan doa yang dipanjatkan kepada Allah untuk memberikan hasil yang terbaik. Dengan begitu, seseorang yang memiliki sifat qonaah akan berserah diri dengan segala keputusan Allah dan meyakini apa pun yang diberikan adalah hal baik yang penuh berkah. Lantaran usaha yang telah dilakukan dan doa yang telah senantiasa di lantunkan seseorang akan menrima dan merasa cukup baik dalm hasilnya yang mungkin tidak sesuai dengan apa yang diinginkan, namun Allah dalam hal itu senantiasa jika Allah selalu mrmpunyai rencana yang lebih apik dari yang kita bayangkan.
Qonaah meruoakan sifat baik yang harusnya senantiasa ada dalam jiwa setiap muslim. Seperti amalan baik lainnya Qonaah mestinya juga memiliki manfaat bagi siapa yang menjalankannya, diantaranya:
Mendapatkan dunia beserta isinya
Dari ’Ubaidillah bin Mihshan Al-Anshary, Rasulullah SAW bersabda, ”Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.” (HR. Tirmidzi)
Pertama, manfaat memiliki sifat qonaah adalah bisa mendapatkan kebaikan dunia beserta isinya. Seseorang yang memiliki sifat ini akan merasa cukup dengan segala hal yang telah dimiliki dan diberikan Allah kepadanya.
Senantiasa diliputi rasa Syukur
Dengan mengamalkan sifat Qonaah atau cukup ini seseorang akan merasa lebih lapang dada dan menerima semua apa yang ada pada dirinya dan apa yang telah dimilikinya, menerima semua ketetapan Allah dengan pikiran yang terbuka dan mempercayai aka nada hikmah dari segala yang dihadirkan untuknya. Orang yang qonaah adalah orang yang beruntung karna selalu meras cukup dan tidak meras kekurangan. Seperti disebutkan dalam sebuah hadits:
Dari Abdullah bin Amr, Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah mengaruniakannya sifat qana’ah (merasa puas) dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR. Muslim)
Jauh dari rasa iri dan dengki
Sebab, dirinya selalu merasa cukup dengan nikmat yang telah diberikan Allah kepadanya. Serta meyakini bahwa setiap orang memiliki jalan kebaikan dan pintu rezeki masing-masing, tentu saja sesuai kehendak dan ridho dari Allah SWT.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,“Umatku akan ditimpa penyakit berbagai umat.” Para sahabat berkata,“ Wahai Rasulullah, apa saja penyakit umat-umat (terdahulu)?” Rasulullah berkata, “Kufur Nikmat, menyalahgunakan nikmat, saling berlomba memperbanyak dunia, saling berbuat najsy (mengelabui dalam penawaran, pen.), saling memusuhi, dan saling hasad-menghasadi hingga timbulnya sikap melampaui batas (kezaliman).” (HR. Al-Hakim)

Komentar
Posting Komentar