Kalian tim baca apa dengar?
"Ayo coba cara baru untuk mendengarkan bersama premium. Dengan premium kamu bisa menghubungkan ke spiker atau tv.... "
Pernah gak kalian denger iklan di atas, atau kalian gak asing dan sampai hafal iklan apa sih itu? Atau ada nih yang gak pernah tau ada iklan kaya gitu?
Mungkin kalau kalian tim baca wajar gak tau iklan apa itu. Tapi kalo kalian tim denger gak tau iklan itu, duh duh mungkin kalian pakai aplikasi berbeda.
Nah disini bukan bermaksud promosi ya, tapi lebih mau tanya kalian tim mana nih, dengar apa baca? Gak ada yang salah sih sama keduanya, tapi pasti ada alasan ketika kalian pilih salah satunya, atau malah ada yang dua-duanya.
Eh tapi bentar mungkin yang gak tau iklan di atas itu iklan apa penasaran kali ya wkwk oke deh sekian paragraf kita jawab dulu nih. Jadi iklan di atas adalah iklan dari salah satu aplikasi musik dan bahkan podcast, yang ijo itu, yap spotify.
Gak asing kan ya dengan nama spotify, di aplikasi ini bahkan kalian gak cuma bisa jadi pendengar kalian juga bisa punya podcast kalian sendiri. Nah kalau yang dengar iklan di atas yang belum premium ya hehe...
Oke kita lanjut, terus apa hububgannya spotify nih. Jadi gini sebagian orang pasti suka baca kan? Tapi sebagian orang lebih suka jadi pendengar, kalau suka baca buku jawabannya, tapi kalau suka dengar? Ada youtube, tapi gak semua suka lihat gambar, ya kalo gitu kan ada radio, tapi radio gak sewaktu-waktu bisa di dengerin, trus gimana? Ya solusinya pakai aplikasi semisal spotify atau ada aplikasi lain yang sejenis.
Jadi penulis mau ngasih gambaran aja dan penasaran kalian tim mana, kalau suka baca buku itu ada kenikmatan sendiri yang di dapat, menurut mereka yang baca lebih nyaman ketika baca lewat kertas, cari buku bacaannya, aroma kertas dan lainnya itu ada yang spesial. Tapi kalau yang sukanya simple kaya penulis mah lebih milih spotify, disamping lebih simple, juga kalau gak ada duit untuk premium masih bisa denger ya walaupun terbatas dan kadang dilewati iklan hehe....
Lebih milih mana nih baca atau dengar? Balik lagi ke masing-masing individu ya. Karena kan kalian yang merasakan, kalian juga terima manfaatnya.
Oke deh sekian dari penulis, sampai jumpa lain waktu.
Komentar
Posting Komentar