Cara Menjadi Manusia Sempurna
Pada dasarnya manusia mahkluk sosial, dimana seorang individu tidak bisa mencukupi semua kebutuhannya sendiri, dia butuh orang lain, ntah itu sayuran, pakaian, obat, dan lainnya.
Manusia juga punya keterbatasan, tidak semua dikuasai oleh satu orang. Kalau semua manusia itu all in one atau semua dalam satu paket, pasti dia akan jadi mahkluk yang individualis. Gak butuh orang lain, kan semua bisa sendiri.
Karena keterbatasan itulah muncul macam-macam profesi, seperti dokter, guru, pedagang. Karena keterbatasan dan masalah manusia muncul solusi lain yang mempermudah hidupnya. Contoh ketika jalan kaki susah ada sepeda. Sepeda terlalu lama, muncul kereta. Kereta masih kurang ada mobil, dinilai kurang lagi ada motor. Memang manusia itu banyak, beragam. Dari sini lah muncul beraneka ragam pola hidup, macam-macam makanan, macam pakaian. Karena apa? Karena manusia itu tidak pernah puas.
Bukan berarti dari ketidakpuasan manusia ini selalu timbul dampak negatif, tentu tidak. Pasti ada hal positif. Coba kalau manusia cukup dengan sepeda saja, pasti sekarang ini mobilitas manusia akan sangat lama. Begitu juga ketika manusia cukup dengan pakaian tipis dan tanpa menyesuaikan dengan cuaca dingin misalnya, maka manusia akan kesakitan dan menderita karena kedinginan.
Hal-hal itu juga muncul karena manusia yang selalu berinovasi. Satu demi satu inovasi yang dasarnya digunakan untuk mempermudah hidup manusia baik aktivitas sehari-hari atau hal lain. Bahkan inovasi yang muncul akibat kegagalan dan tercipta sesuatu diluar rencana, yang hasil akhirnya sama yaitu mempermudah hidup manusia.
Jadi bagaimana menjadi manusia yang sempurna? Jawabannya tidak ada. Ketika kesempurnaan muncul di tiap manusia maka tidak ada dunia yang penuh cerita berserta inovasinya.
Yang ada hanya berusaha menjadi yang terbaik, bukan berusaha menjadi yang paling sempurna.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar